Dalam kelas pelajaran agama di sekolah dasar kelas 1, seorang ibu guru sedang menguji seberapa jauh salah seorang muridnya mengenal Tuhan.
Ibu guru bertanya, “Ivan! apakah kamu percaya adanya Tuhan?”
Ivan menjawab, “iya bu, saya percaya Tuhan itu ada.”
Ibu guru bertanya, “Apakah kamu pernah mendengarkan suara Tuhan?”
Ivan menjawab, “Tidak pernah bu guru”
Ibu guru bertanya, “Apakah kamu pernah merasakan kehadiran Tuhan?”
Ivan menjawab, “Tidak pernah bu guru”
Ibu guru bertanya, “Apakah kamu pernah melihat Tuhan?
Ivan menjawab, “Tidak pernah juga bu guru”
Ibu guru pun berkata, “Kalau begitu artinya Tuhan tidak ada dong Ivan.”
Ivan tidak menjawab, namun ia berbisik kepada temannya Johnny, “Apakah kamu pernah lihat otak bu guru?”
Johnny menjawab, “Tidak pernah, kenapa?”
Ivan menjawab sambil berbisik, “berarti otak bu guru tidak ada!”
@7 months ago
Seorang juragan kaya yang terkenal pelit di desanya memberi petuah kepada anak semata wayangnya gadis lugu yang cantik sebelum merantau ke kota untuk mencari pasangan hidupnya, “Berangkatlah kamu merantau ke kota untuk mencari seorang laki-laki yang akan menjadi suamimu, persyaratan dari bapak, selain ia kaya, pemuda itu harus orang yang hemat, tidak pandai, dan masih orsinil (perjaka ting-ting) yang belum pernah kawin Supaya harta yang kuwariskan padamu tak dihambur-hamburkan, dan karena dia bodoh kau yang mengendalikan keuangan keluarga, serta dia harus pemuda yang masih perjaka sebagai bukti belum pernah kawin”.
Setahun kemudian, si gadis lugu nan cantik telah kembali ke desa dengan memboyong seorang pemuda. Juragan Kaya bertanya kepada anak gadisnya, apakah pemuda itu sudah sesuai persyaratan. Anak gadisnya menjawab bahwa pemuda itu kaya, dan pesyaratan lainnya bisa terpenuhi. “dia pemuda yang hemat pak!” kata si gadis, “Sewaktu mau berangkat ke sini kami menginap di hotel, dan karena hematnya dia cuma pesan satu kamar untuk kami berdua”. “Dia juga bodoh pak!” lanjut si gadis, “Ketika kami akan tidur, masak bantal yang saya gunakan ia suruh taruh di bawah pantat saya”. Kemudian sambil malu-malu si gadis pun berkata “Ia juga masih orsinil pak, karena sebelum ia melakukan itu, terlihat anunya itu masih terbungkus plastik karet, pak”
Juragan Kaya “##@!??&&%”.
@7 months ago
Setiap ku melihatmu
Ku terasa di hati
Kau punya segalanya
Yang aku impikan
Dan anganku tak henti
Bersajak tentang bayangmu
Walau kutahu
Kau tak pernah anggapku ada
Ku tak bisa menggapaimu
Takkan pernah bisa
Walau sudah letih
Aku tak mungkin lepas lagi
Kau hanya mimpi bagiku
Tak untuk jadi nyata
Dan sgala rasa buatmu
Harus padam dan berakhir
Kan selalu
Ku rasa hadirmu
Antara ada dan tiada
@10 months ago